logo mahkamah agung website ramah difable

Putusan Pengadilan Agama Blambangan Umpu ... Telusuri Perkara
Kata Pengantar Ketua Pengadilan Agama Blambangan Umpu Puji syukur kita panjatkan kehadirat kehadirat ALLAH SWT atas segala limpahan rahmat dan hidayahNya sehingga dengan karuniaNya Pengadilan Agama bisa mewujudkan cita-citanya untk launching Website Resmi Pengadilan Agama dengan alamat www.pa-blambanganumpu.go.id. Kami berharap semoga dengan adanya website ini bisa memberi dampak positif di masyarakat untuk memberikan akses bagi para pencari keadilan... Lebih lanjut
Cara Mudah Telusuri Perkara Dengan diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 3/DJU/HM02.3/6/2014 tentang Administrasi Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi maka peran Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP Versi 3.2.0), selanjutnya disebut sebagai SIPP, menjadi semakin penting dan diandalkan untuk proses administrasi dan penyediaan informasi baik untuk pihak internal, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini. Telusuri Perkara
Small Claim Court ( Acara Gugatan Sederhana ) Agar warga negara lancar dalam mengurus usahanya, tentu proses mengurus sengketa bisnis perlu dipersingkat, sehingga tidak membuang waktu serta terbukanya akses bagi masyarakat kecil untuk mendapatkan keadilan di Pengadilan. Semuanya demi asas peradilan yang sederhana, cepat, biaya ringan.
Pelayanan Online pada Mahkamah Agung Informasi publik pada Mahkamah Agung RI yang dapat diakses secara online, seperti : Info Perkara, Direktori Putusan, SIPP ( Sistem Informasi Penelusuran Perkara), SIADPA ( Sistem Administrasi Perkara Peradilan Agama), SIADTUN (Sistem Administrasi Perkara Peradilan Tata Usaha Negara), SIADMIL (Sistem Administrasi Perkara Peradilan Militer), serta sistem pengaduan pada Bagian Pengawasan, sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi lebih baik, mudah, murah, cepat dan efisien.

Template Website ini merupakan standarisasi website untuk seluruh badan peradilan di bawah naungan Mahkamah Agung RI

Berita Terkini

SOP Gugatan lainnya Cetak

PROSEDUR DAN PROSES DAN PERKARA GUGATAN LAIN

PROSEDUR :


Langkah langkah yang harus dilakukan penggugat :
1. Mengajukan gugatan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama atau mahkamah syar’iyah (pasal 118 HIR, 142 R. Bg).
2. Gugatan diajukan kepada Pengadilan Agama Syar’iyah

  1. yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman tergugat
  2. bila tempat kediaman Tergugat tidak diketahui, maka gugatan di ajukan kepada Pengadilan Agama/Mahkamah syar’iyah yang di daerahnya hukumnya meliputi tempat kediaman Penggugat.
  3. Bila mengenai benda tetap maka gugatan dapat di ajukan kepada pengadilan agama/Mahkamah Syar’iyah, yang daerah hukumnya meliputi tempat letak benda tersebut. Bila benda tetap tersebut terletak di beberapa pengadilan agama/mahkamah syar’iyah, maka gugatan dapat di ajukan ke salah satu Pengadilan agama/Mahkamah syar’iyah yang di pilih oleh Penggugat (Pasal 118 HIR, 142 RBG)

3. Membayar biaya perkara (Pasal 121 ayat 4 HIR, 145 ayt 4 RGB, Jo. Pasal 49 UU No. 7 tahun 1989), bagi yang tidak mampu dapat berperkara secara cuma-cuma (Prodeo) (Pasal 237 HIR, 273 RGB)
4. Penggugat dan Tergugat atau kuasanya menghadiri sidang pemeriksaan berdasarkan panggilan pengadilan agama/mahkamah syar’iyah (Pasal 121. 124 dan 125 HIR, 145 RGB)


PROSES PENYELESAIAN PERKARA :

1. Penggugat atau kuasanya mendaftarkan gugatan ke pengadilan agama/mahkamah syar’iyah
2. Penggugat dan Tergugat di panggil oleh pengadilan agama/mahkamah syar’iyah untuk menghadiri persidangan
3. a. Tahapan persidangan :

  1. Pada pemeriksaan sidang pertama, Hakim berusaha mendamaikan kedua belah pihak
  2. Apabila tidak berhasil, maka Hakim mewajibkan kepada kedua belah pihak agar lebih dahulu menempuh mediasi (PERMA No.2 tahun 2003);
  3. Apabila mediasi tidak berhasil, maka pemeriksaan perkara di lanjutkan dengan membacakan surat Gugatan, jawaban, jawab menjawab, pembuktian dan kesimpulan dalam tahap jawab menjawab (Sebelum pembuktian) Tergugata dapat mengajukan rekonpensi/gugat balik (Pasal 132 HIR, 158 RGB). Dalam tahap jawab menjawab (sebelum pembuktian) Tergugat dapat mengajukan gugatan rekonpensi/gugatan balik (Pasal 132a HIR, 158 RBG)

b. Putusan Pengadilan Agama/Mhkamah Syar’iyah atas Gugatan tersebut sebagai berikut :

  1. Gugatan di kabulkan. Apabila Tergugat tidak puas dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iyah tersebut.
  2. Gugatan di tolak. Penggugat dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iyah tersebut.
  3. Gugatan tidak diterima. Penggugat dapat mengajukan gugatan baru.

4. Setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap, kedua belah pihak dapat meminta salinan putusan (Pasal 185 HIR, 196 RBG)
5. Apabila pihak yang kalah di hukum untuk menyerahkan obyek sengketa kemudian tidak mau menyerahkan secara suka rela maka pihak yang menang dapat mengajukan permohonan eksekusi kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iyah yang memutus perkara tersebut.

 

Sistem Informasi Penelusuran Perkara

TypographyDengan diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 3/DJU/HM02.3/6/2014 tentang Administrasi Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi maka peran Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP Versi 3.1.3), selanjutnya disebut sebagai SIPP, menjadi semakin penting dan diandalkan untuk proses administrasi dan penyediaan informasi baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Lebih Lanjut

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi Pencarian cepat data Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

LPSE

TypographyLayanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI.

Kunjungi

E-LEARNING

TypographyE-Learning Mahkamah Agung RI

Kunjungi


Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas